Rss

Sabtu, 11 Januari 2014

SINOPSIS

Kura-Kura Tidak Tahu

Percaya gak dengan cinta pada pandangan pertama?
Aku akui awalnya aku percaya, bahwa cinta itu datangnya dari mata kemudian turun kehati. Bahwa cinta itu realistis, bahwa cinta itu cuman bisa dijelasin lewat apa yang kita lihat, dan bahwa cinta itu gak perlu waktu untuk nunggu sampai cinta itu nulis di status Facebooknya.

Kura-kura, hewan fosil yang masih abadi sampai sekarang. Hewan yang selalu woles dalam segala hal. Lihat dari cara dia jalan, makan, tidur, makan lagi, tidur lagi, dan seterusnya. Sebagian dari orang seperti kita, jadi kura-kura itu kadang enak kadang enggak. Enggaknya adalah kemana-mana harus bawa rumah, repot, capek.

Banyak penulis lain diluar sana mempersepsikan cinta dengan berbagai arti, Cinta Brontosaurus contohnya. Dikatakan bahwa cinta itu suatu saat bisa kadaluwarsa, tapi kenyataannya justru sebaliknya.

Masing-masing orang punya cerita cinta mereka sendiri. Seperti halnya, Cinta dan Kura-kura. Ada banyak alasan yang membuat cinta dan kura-kura bisa dikaitkan satu sama lain. Salah satunya seperti kura-kura yang penuh perjuangan mempertahankan rumahnya, sama cinta juga gitu perlu perjuangan untuk memperjuangan cinta.

0 komentar:

Posting Komentar