# Fashionista couple #
Cast :
GD a.ka JiDi
Min Hwa a.ka Min Hwa
Other cast :
Member Bigbang
Genre : Romantis, Komedi
Length : Oneshoot
... ...
#MinHWa Pov
Perkenalkan namaku, MinHwa.
Aku seorang designer muda korea berbakat, umurku masih 18 tahun.
IQ yang kumiliki setara dengan IQ yang dimiliki seorang Profesor. Biarpun IQ ku selangit tp daya imajinasiku juga lumayan tinggi. Buktinya sekarang saja aku sudah mengadakan fashion show sebanyak 5 kali. Itu artinya sudah ada ribuan baju yang aku design sendiri.
Semua tak lepas dari peran orang sekitar, termasuk Kakakku, Ji Young atau aku biasanya memanggilnya JiDi.
Dia seorang member boyband terkenal, entah takdir apa yang menjadikan kami menjadi saudara. Ya, aku dan JiDi saudara tiri. Ayahku menikahi Ibunya, dan jadilah kami saudara.
Walau sebenarnya cukup berat juga untuk mengucapkan kata "Oppa" kepadanya, bagaimana tidak? Aku sempat berpacaran dengannya. Sebelum Ayah bertemu dengan Ibunya, dan mereka akhirnya menikah.
Semuanya bermula ketika aku masih dibangku SMP.
#Flashback
"Kyaa~~ ~ JiDi!! Ommo.. dia benar2 keren!! dia Fashionista!!" pekik seorang yeoja
"Benar, ommo.. suaranya indah" tambah yang lain
Aku bersandar ditembok sambil melipat kedua tanganku didada.
Sesekali mendengus kesal. "Aishh, apa2an mereka. Tidak bisa membedakan yang mana style dan yang mana norak" gerutuku yang tak ku sangka mendapat tatapan tajam dari teman2ku
"MWO!!" teriak seorang yeoja lain
"Kau bilang JiDi norak?? Yyakk!! dasar anak kecil, huh!!" yeoja itu mendorongku dengan kasar dan membuatku jatuh
"Awww~" rintihku
"Aishhh, lihat saja. Akan kubuktikan siapa yang lebih stylish, aku atau dia." Aku bangkit dan berjalan menghindari kerubungan yeoja2 itu.
..
"Hei, berhenti!!" pekik seseorang
Aku memutar tubuhku."Apa kau memanggilku?"tanyaku
"Ne, kau ini. Dari tadi ku panggil, apa kau tidak dengar hah?"oceh seorang namja bertubuh tinggi ini. Seungri.
"Mian, waeyo?"
"Ng? apa besok minggu kau ada waktu?" tanyanya
"anniyo, waeyo?"
"ng? aku mendapat nilai C dalam pelajaran Matematika, dan aku ingin sekali lulus ujian. Kau tahu kan? kalau tidak lulus dalam ujian ini aku tidak bisa masuk dalam Trainee di YG-Ent" terangnya
"lalu??"
"Aishhhh, kau ini." omelnya
"Oh, aku mengerti. Kau ingin ikut les private denganku?"
"Ne!!! mau ya~~ Jebal..." rengek namja bermata hitam itu padaku
"Emmm..." aku mendehem
"baiklah" sambungku
"Yyeee!! Lalu bagaimana? apa aku yang kerumahmu atau kau yang kerumahku?"
"Taman" seruku singkat
"Mwo?"
"Aku bilang kita belajarnya ditaman saja. Belajar juga butuh suasana yang menyenangkan. Sudah, sampai ketemu besok. Bye~~" aku berjalan menjauhinya
"Ne," sahutnya
.. .....
@Taman,
Seungri memutar otaknya, dari kepalanya sudah terlihat kepulan asap. Bisa dipastikan suhu di otaknya sudah mencapai 100`derajat lebih.
"ketemu!!" pekiknya tiba2. Ia memberikan pekerjaannya padaku.
"kenapa kau menggunakan cara ini? ini terlalu rumit, jangan buat hidupmu rumit. Pakai saja cara yang B."
"engg, cara yang B terlalu sulit."
"Sulit? lalu apa gunanya kau belajaar, aishhh... pokoknya kau harus kerjakan dengan cara B, arraseo Seungri~shi!!"
"ne, arraseo Songsaenim!" serunya.
..
"ckckckk, Seungri~shi. Kau benar2 bekerja keras, ne?" seru seseorang
Aku menoleh.
Ah~ namja Naga ini rupanya.
JiDi duduk bersebelahan dengan Seungri.
"Mwo? Matematika? Yang benar saja?"
"Yyaa, Hyung~ jangan menggangguku." omel Seungri
JiDi memandangiku sekilas.
Pandangan kami bertemu.
DEG
Ommo, matanya. Tatapannya. Seperti malaikat.
"kau ini Min Hwa kan?" kata JiDi memecah lamunanku
"n,,ne" ucapku terbata
"darimana kau mengenalnya, Hyung~?" seru Seungri dengan masih berkutat dengan angka2nya
"oh, aku hanya... maksudku ada banyak namja yang mengidolakannya."sahut JiDi
"aku tidak mengerti dengan perkataanmu, to the point!!" celetuknya
"dia manis" seru JiDi sambil tersenyum kepadaku
"aku juga berharap aku bisa menjadi namja paling beruntung yang memiliki hatinya." Serunya lagi.
"Mwo??" batinku. Aku tahu JiDi memang dikenal sebagai namja yang berterus terang. Tapi ini
Seungri menghentikan aktifitasnya.
Dia duduk berhadapan dengan JiDi.
"dengarkan aku hyung~~ dengan tidak mengurangi rasa hormatku padamu. Sepertinya kau urungkan saja niatmu itu, aku tahu itu tulus tapi kuharap tidak. Anni anni anni anni~~ ~" terang Seungri
JiDi menyipitkan matanya,"Waeyo, panda? Kenapa aku tidak memilikinya?"
"itu karena aku terlebih dulu meny....." belum selesai Seungri bicara
"Hari ini cukup sampai disini, lain kali kita cari tempat yang lebih nyaman lagi. Kau Seungri~shi belajarlah lagi. Annyeong" seruku sambil terburu-buru pergi. Bukan karena apa? aku hanya menghindari JiDi. Sebelum aku.. yah sebelum aku suka padanya.
#MinHwa pov END
... ...
#Seungri Pov
"Yya! Hyung~~ kau membuatnya pergi, aishh aku merasa tidak enak padanya. Kau sih?" omelku
JiDi merebahkan tubuhnya.
"aku tidak bermaksud. Aku hanya berterus terang. Kau tau aku kan"
"Mwo?? Jadi kau benar2 menyukai Min Hwa eoh?? Ahhh~ andwae Hyung,, dia milikki. Hyung~~ ~" gerutuku
DRETTTTT
Handphoneku bergetar
"Ne, hyung~"sahutku
"Oh, JiDi bersamaku. Tenang saja, aku sudah mengikat lehernya dengan tali dia tidak bisa pergi kemana-mana."celetukku sembari menutup telfon
PLETAKKK
JiDi menjitakku.
"kau samakan aku dengan Gaho eoh!!" pekiknya
Aku meringis kesakitan.
"itu tandanya kalau aku juga bisa berterus terang, pokoknya Min Hwa punyaku" sambungku
"lihat saja" JiDi tersenyum tipis
.. ..
@Dorm Bigbang,
"Hyung~" sapaku padaku Daesung
"kau darimana, panda?" tanya Daesung
"berkencan dengan yeojadongsaengnya" sahut JiDi
"Eciieee~~ ~" goda Daesung
"Mwo? bukankah tadi kau bilang kau ingin pergi belajar" seru Taeyang
"memang benar aku pergi belajar" jawabku. Sepertinya aku akan menjadi santapan habis godaan mereka.
"jinja?" goda Daesung
"belajar sekaligus berkencan, taktik yang menarik" ucap TOP dengan gaya coolnya
"aishhh, kalian ini. Aku hanya ingin belajar untuk ujianku." belaku
"Ecieeee~~ ~" goda semua member
"Arghhhh,, " aku kesal dan masuk kekamarku.
Blangg..
Aku menutup pintu dengan keras.
Aku menghempaskan tubuhku dengan keras keranjang. Memandang langit2 kamar dan mencoba merangkai sesosok wajah cantik dengan mata bulat, bulu mata yang lentik, lesung dipipinya yang chubby, dan perkataannya yang benar2 menyejukkan hati. Oh~ ~ Aku jatuh cinta
"Ssstt~~ ~lihat dia." bisik seseorang
"dia benar2 jatuh cinta~~ ~" bisik yang lain
Aku menoleh.
Daesung, Taeyang dan TOP. Mereka bertiga bertopang dagu sambil memandangiku dari pinggir rajang.
"YYAKKK!!" pekikku membuat mereka bertiga langsung pergi.
Sementara JiDi, dia tidur-tiduran disebrang sana. Kami satu kamar.
Dia hanya memandangi handphonenya. Sesekali tersenyum.
"Yyakk!! Hyung, apa itu blue film?" tanyaku
Dia tersenyum. Kemudian menggeleng.
"jangan-jangan itu. .." aku memanjangkan leherku (?)
Hampir terlihat olehku. Seseorang berambut panjang, ikal, dan ... ..
"PRIVASI!!!" bentak JiDi
"Mi..mian" aku menarik selimut dan tidur
"aku harap bisa memimpikan Min Hwa" gumamku
# seungri pov end
.... .....
#GD pov
Aku memandangi fotonya.
Foto yang kuambil diam2 tadi sore ditaman.
Aku harap pemilik wajah sempurna ini tidak marah padaku.
Matanya bulat namun begitu bening dan indah.
Dia manis.
Tidak salah jika aku mengatakan seperti itu.
Wajah merahnya yang langsung bersemu pasti setuju dengan pernyataanku.
Apakah aku bisa memilikinya.
Min Hwa, saranghae.
#MinHwapov
"Apa!!! menikah?" pekikku
"ne, apa ingin mencarikanmu seorang Ibu. Bolehkah?" tanya Appa
"heemm...baiklah. Memang siapa wanita yg ingin ayah nikahi?"
"besok Ayah perkenalkan"
#MinHwa Pov end
.. ..
#GD Pov
"ne, umma. Ada apa pagi2 menelfon?" tanyaku sembari memgucek mata
"Mwo!! Jinja?? Yang benar.. Aku senang sekali. Lalu kapan umma mengenalkan calon ayah baruku?" sambungku
"ohh.. Baiklah. Besok malam ya.. Oke oke aku akan datang, ne umma aku janji. Bye" Piip. Aku menutup telfon.
Hwa..
Akhirnya beliau menikah juga. 15 tahun membesarkanku sendiri.
" mwo? Waeyo? Kenapa les hari ini dibatalkan?" seru Seungri menelfon sambil masuk kedalam kamar
Aku melihat raut wajah kekecewaannya. Min Hwa membatalkan kencannya. haha
"Yyak..kenapa tertawa eoh? Kau senangkan aku hari ini tidak bertemu Min Hwa?? Kau menang??" gerutunya
"memang sudah sepantasnya aku senang.. Haha" tambahku
"Seungri.. Malam ini aku keluar sebentar. Aku ada acara keluarga."smbungku
Seungri menyipitkan matanya.
"acara keluarga???"
"Ne, ummaku ingin menikah. Dia ingin memperkenalkan calon suaminya padaku"
" hwaa... chukkae chukkae" seru Seungri sembari memberiku pelukan
Aku berdiri didepan kelas. Semenit kemudian Min Hwa datang.
"Emm, bisa kita bicara sebentar." seruku
Ia diam.
"ne," sahutnya sembari tersenyum. Manis sekali.
Kami menuju atap sekolah.
"Emm, ada yang ingin aku katakan padamu" seruku memulai
"apa" sahutnya pelan
"Aku.. aku mencintaimu MinHwa. Aku menyukaimu sejak pertama kita bertemu" seruku mantap sembari memandang wajahnya dengan penuh keyakinan
Min Hwa tersenyum.
Dia mengangguk pelan.
"nde, aku juga Oppa" kata-kata itu meluncur dari bibir mungilnya
Aku menariknya dalam pelukanku.
"gomawo, chagiya" ucapku
"ne, Oppa" balasnya
.... .....
@rumah GD,
"Ji Young!!" panggil Ibu di lantai bawah
"nde, sebentar." sahutku.
Aku menautkan wajahku serapi mungkin. Malam ini pertemuan pertamaku dengan calon Ayah baruku. Aku benar-benar tidak ingin mengecewakan Ibu.
"Ji Young, mereka datang" seru Ibu
Aku bergegas turun menuruni tangga.
"Annyeong haseo, nan-Min Hwa Imnida" seru seseorang dengan suara yang kukenal membuat langkahku berhenti
"Min Hwa?? kenapa namanya mirip dengan Yeojaku?? Ah~~ hanya kebetulan" aku kembali menuruni tangga
"Eomma!!" seruku langsung memeluk Ibu
"Ji Young, perkenalkan calon Ayah barumu dan juga calon adik perempuanmu" seru Ibu
"Ji Young - imnida" seruku sembari berjabat tangan dengan laki2 paruh baya itu
"kau tampan sekali, nak" pujinya
"nde, ghamsahamnida"
"ini perkenalkan dia sekarang adalah adik barumu" serunya sembari memperkenalkan seorang yeoja yang ada disisinya
DEGGGG
"dia Min Hwa, dia masih kelas 2 SMP. Aku harap kalian dapat cepat berbaur." imbuh calon ayahku
Mata kami bertemu (?) cukup lama.
Sepertinya aku benar-benar tak mengerti akan hal ini.
Tapi, apa yang harus aku lakukan.
Ah~~
Tidak.
Aku tidak ingin mengecewakan Ibu.
Kau harus dewasa Ji Young.
Aku tersenyum.
"Nde, aku akan sangat menyanyanginya. Seperti aku mencintai kekasihku sendiri"
"wahh~~ kau ini. Jangan terlalu berlebihan seperti itu. Haha" tawa calon Ayah baruku
Aku kembali memandang Min Hwa sekilas.
"Emm, Min Hwa. Kau ingin melihat Gaho? Dia peliharaanku, Kajja!!" aku menyeretnya pergi menjauh. Setidaknya menjauh dari Ayah dan Ibu.
.. ...
Aku bermain dengan Gaho.
"Oppa!!" seru Min Hwa
"Ne, ada apa adikku?" sahutku
"Kita harus menjelaskannya, ini tidak boleh terjadi" serunya
"kau benar" jawabku
"kalau begitu, ayo kita kembali dan menjelaskan kita sudah pacaran. Mereka tidak boleh menikah. Oppa~" rengek Min Hwa
Aku bisa mendengar nada yang bergetar itu.
Dia pasti sudah menangis.
Aku berdiri menghadapnya.
Ya, benar. Dia menangis.
"Hubungan ini yang tidak boleh terjadi." Aku merengkuh wajahnya. Mengusap pipinya lembut, menghapus air mata.
Ia memebuang tanganku dengan kasar.
"Maksudmu?"
Aku berbalik membelakanginya.
"Min Hwa, kita .... .."
#Author Pov
"Kita putus." ucap GD
"hubungan kita hanya sebatas saudara, kakak dan adik. AKu tidak mau menyakiti Ayah dan Ibu. Kau akan temukan laki-laki yang lebih baik dariku" tambah GD dan meninggalkan Min Hwa sendirian, Dia yakin Min Hwa butuh waktu sendiri saat ini.
.. ..
Beberapa hari kemudian
@DormBigbang
"Aku pulang!!" seru GD masuk kedalam dorm.
"HYUNGG!!!" pekik Seungri tiba2 dan ... ...
BUGGGG
Seungri memukul GD.
"Kau, kau apakan Min Hwa eoh??" bentak Seungri
GD meringis kesakitan.
"Mwoya?"
Seungri mengambil kerah GD.
"kenapa kau menyakitinya? wae? wae!!!" pekik Seungri
"yyakk!! ada apa ini ribut-ribut, Seungri~shi apa yang kau lakukan??" Taeyang datang dan disusul member lain mereka melepaskan Seungri dari GD
"bisakan kita bicarakan baik-baik?" seru Top. Dia yang paling tua disini, dia selalu bisa menenangkan kami semua.
.... ...
Kami duduk melingkar.
"Aku dan Min Hwa bersaudara, makanya aku putuskan dia" seru GD membuka perbicangan
"semudah itu? tadi pagi kau menyatakan padanya kemudian malamnya kau putuskan begitu saja. Laki-laki macam apa kau??" bentak Seungri (*weshhhh,,, Mimin nulis karakter marahnya Seungri sambil ngakak XD U know what?)
"Jika aku tahu kalau kami akan bersaudara mana mungkin aku menyatakannya."bela GD
Daesung membawa es batu.
"ini, untuk lukamu"
"seungri~shi, kau sudah puas mendengar penjelasannya?" seru TOP
Seungri mendengus.
"Yyakk, aku harus bicara apa lagi?" omel GD
"kenapa jadi kau yang marah? harusnya aku!" balas Seungri
"Yyakk, kau memukul wajahku dan belum minta maaf padaku. Kau tahu berapa harga wajahku?" imbuh GD tidak mau kalah
"Ishh, kau sendiri yang membuatku kesal." bela Seungri
"Mwo, kau tidak bisa seperti itu eoh?" GD bangkit dari tempat duduk. Lengannya di rangkulkan keleher Seungri dan tangan GD yang satunya menjitak kepala Seungri.
"Hei, kalian berhenti!!" seru Daesung dan Taeyang bersamaan sembari mencoba memisahkan kami.
"Kyaa!! Hyungg!! Appo appo,, ,, Daesung Hyung, Taeyang Hyung, tolongggg" jerit Seungri
TOP bersandar dikursinya.
Sembari memijit keningnya dan menghela nafasnya.
"huhhh, aku seperti ayah disini."
# Flashback END
#MinHwa Pov
Acara fashion show berjalan dengan baik.
Aku menghampiri GD.
"Oppa~" seruku
"Oh, ne. waeyo? Ada masalah?" tanyanya
"Anni. Emm,, gomawo"
"Untuk?"
"karena sudah mengajariku banyak hal, mulai dari penggunaan warna, motif, kain, semua yang kau ajarkan padaku. Gomawo" seruku sambil membungkukkan badan
"Aishh, kau ini" sahutnya
"Semua ini juga berkat usahamu. Kau pekerja keras makanya kau dapat melakukannya dengan baik." tambahnya
"rencanamu ke Jepang?"tanyaku
"lusa, aku berangkat lusa."
"kenapa harus di Jepang?"
"haha, kau ini. Kenapa kau takut kesepian? bukankah sekarang kau sudah memiliki pangeran tampan disisimu" seru GD melirik kearah Seungri
"Mwoya?? dia?" aku memandang Seungri. Seungri melihatku dan langsung tersenyum ala iklan pepsodent. XD
"dia lebih seperti Panda yang terkena busung lapar" tambahku
"Bwahahaha..." GD tertawa terbahak-bahak
Sementara Seungri merasakan dirinya menjadi bahan perbincangan langsung menghampiri kami.
"waeyo?" tanyanya dengan wajah polosnya
GD memegang dagu Seungri.
Memutar kekanan dan kekiri.
"Pfftt.. kau benar.. benar-benar mirip bwahahahaa.." tawa GD
"mirip siapa?? Yya, yya, apa yang hyung bicarakan? jangan membuatku malu eoh?.. chagiya apa yang kalian bicarakan?" rengek Seungri padaku
"Emmzz," aku mendehem pelan sembari tersenyum
"Aishh, kakak beradik yang aneh" gerutu Seungri
"Bwahahahaa..."
//Cinta itu memang buta tapi jangan sampai kau dibutakan olehnya. Terkadang kita harus membuka hati kita untuk orang yang menyanyangi kita. Dan tak selamanya kasih sayang atau cinta harus saling memiliki.
.. ..
- END -
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar